Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum
ESDM - BIDANG - PENDIDIKAN - PELATIHAN - BEASISWA - BANTUAN
2015
PERMEN ESDM NO. 36 TAHUN 2015, LL KESDM BN RI 2015 (1588) : 15 HLM
PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL Tentang BANTUAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SERTA BEASISWA BIDANG ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

ABSTRAK :
  • Bahwa dalam rangka mewujudkan tenaga kerja yang terampil dan profesional serta mendukung program kerja Kementerian ESDM, perlu meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia bidang energi dan sumber daya mineral. Bahwa masyarakat yang khusus bertempat tinggal dari daerah penghasil dan/atau daerah yang melaksanakan kegiatan di bidang energi dan sumber daya mineral dan/atau berasal dari daerah tertinggal, terpencil, terdepan dan terluar atau pedalaman dan/atau daerah berpotensi bencana, perlu diberikan kesempatan peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan serta pendidikan tinggi. Bahwa pelaksanaan bantuan pendidikan dan pelatihan serta beasiswa tersebut di atas, perlu ditetapkan dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang Bantuan Pendidikan dan Pelatihan Serta Beasiswa Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral.


  • Dasar Hukum Undang-Undang ini adalah :

    UU No. 22 Th 2001; UU No. 17 Th 2003; UU No. 1 Th 2004; UU No. 24 Th 2007; UU No. 26 Th 2007; UU No. 4 Th 2009; UU No. 30 Th 2009; UU No. 12 Th 2012; UU No. 5 Th 2014; UU No. 21 Th 2014; UU No. 23 Th 2014 jis UU No. 9 Th 2015; UU No. 37 Th 2014; PP No. 45 Th 2013; Perpres No. 68 Th 2015; Keppres No. 121/P Th 2014; Permen ESDM No. 18 Th 2010 jis Permen ESDM No. 30 Th 2014; Permen ESDM No. 10 Th 2013; Permen ESDM No. 29 Th 2014


  • Dalam Undang-Undang ini diatur tentang :

    Bantuan Diklat dan Beasiswa diberikan kepada Masyarakat dengan ketentuan sebagai berikut:

    • bertempat tinggal dari daerah penghasil dan/atau daerah yang melaksanakan kegiatan di bidang energi dan sumber daya mineral dan/atau berasal dari daerah tertinggal, terpencil, terdepan dan terluar atau pedalaman dan/atau daerah berpotensi bencana;
    • tidak mampu membiayai Diklat atau Pendidikan Tinggi;
    • penyandang disabilitas sepanjang memenuhi persyaratan jabatan bidang energi dan sumber daya mineral; dan/atau
    • memiliki prestasi akademik dan/atau prestasi ilmu pengetahuan dan teknologi pada tingkat nasional dan/atau internasional.

    Bantuan Diklat dan Beasiswa dikoordinasi oleh Badan Pengembangan SDM ESDM. Pelaksanaan penyelenggaraan Diklat dilakukan oleh Pusat Pengembangan SDM atau Balai Diklat, dan pelaksanaan penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dilakukan oleh STEM Akamigas.

     

    Untuk mendapatkan Bantuan Diklat, calon penerima Bantuan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

    • Warga Negara Republik Indonesia;
    • sehat jasmani dan rohani, dikecualikan untuk penyandang disabilitas sehat rohani;
    • bebas dari narkoba dan sejenisnya; dan
    • persyaratan administrasi.

     

    Untuk mendapatkan beasiswa, calon penerima harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

    • Warga Negara Republik Indonesia;
    • untuk lulusan Sekolah Menengah Atas/sederajat:

              1.   berusia di bawah 21 ahun pada saat pendaftaran;

              2.    yang lulus tahun berjalan atau paling lama 2 tahun sebelum pendaftaran;

              3.   dengan nilai rata-rata kelulusan paling rendah 6,00.

    • untuk lulusan Diploma III (D-III):

              1.    berusia di bawah 24 tahun pada saat pendaftaran;

              2.    yang lulus tahun berjalan atau paling lama 2 tahun sebelum pendaftaran;

              3.    dengan Indeks Prestasi Kumulatif paling rendah setara 2,50.

    • sehat jasmani dan rohani, dikecualikan untuk penyandang disabilitas sehat rohani;
    • bebas dari narkoba dan sejenisnya;
    • tidak sedang menerima beasiswa dari instansi/lembaga lainnya;
    • persyaratan administrasi.

     

    Calon penerima Bantuan Diklat dan Beasiswa yang telah memenuhi persyaratan wajib mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh Tim Seleksi yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pengembangan SDM ESDM.

     

     

    Perencanaan penyelenggaraan Bantuan Diklat dan Beasiswa, disusun untuk kurun waktu 1 tahun yang disesuaikan dengan program kerja Badan Pengembangan SDM ESDM. Program Kerja Badan Pengembangan SDM ESDM ditetapkan oleh Kepala Badan dan dilaksanakan oleh Pusat Pengembangan SDM atau Balai Diklat dan STEM Akamigas. Dalam penyusunan perencanaan penyelenggaraan Beasiswa memperhatikan batasan paling sedikit jumlah calon Mahasiswa penerima Beasiswa sebesar 20% dari jumlah penerimaan Mahasiswa umum tahun berjalan. Pelaksanaan pembiayaan Bantuan Diklat dan Beasiswa bersumber dari anggaran KESDM. Pelaksanaan pembiayaan Bantuan Diklat dibebankan pada DIPA Pusat Pengembangan SDM atau Balai Diklat, dan Beasiswa dibebankan pada DIPA STEM Akamigas.

    Kepala Pusat Pengembangan SDM ESDM atau Kepala Balai Diklat melakukan evaluasi hasil pelaksanaan Diklat penerima bantuan  dan pasca Diklat secara berkala setiap tahun, sedangkan Ketua Akamigas melakukan evaluasi hasil pelaksanaan pendidikan dan Mahasiswa penerima Beasiswa secara berkala setiap tahun, kemudian menyampaikan laporan evaluasi hasil pelaksanaan program Bantuan Diklat dan Beasiswa kepada Kepala Badan Pengembangan SDM ESDM secara berkala setaip tahun.

     

    Penerima Bantuan diklat atau Beasiswa yang tidak melaksanaan kewajiban-kewajibanya dikenakan sanksi administratif berupa: teguran lisan, peringatan tertulis, atau penghentian Bantuan Diklat atau Beasiswa.

CATATAN :
  • Permen ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
  • Ditetapkan di Jakarta, 12 Oktober 2015.
  • Diundangkan di Jakarta, 23 Oktober 2015.