Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum
2. ENERGI - BIDANG - SKALA KECIL - PENUGASAN - DANA - ALOKASI KHUSUS - FISIK - PELAKSANAAN - OPERASIONAL - PETUNJUK
218
PERMEN ESDM NO. 36 TAHUN 2108, 2018 LL KESDM BN RI 2018 (845) : 74 HLM
PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL Tentang PETUNJUK OPERASIONAL PELAKSANAAN DANA ALOKASI KHUSUS FISIK BIDANG ENERGI SKALA KECIL

ABSTRAK :
  • bahwa untuk mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi nasional, mendorong pengembangan energi terbarukan di daerah, dan mencapai kebijakan energi nasional, perlu dukungan penyediaan energi berupa pembangunan instalasi pemanfaatan energi terbarukan dan pengembangan listrik perdesaan yang dilaksanakan melalui kegiatan yang didanai dari Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Energi Skala Kecil. Bahwa untuk memperlancar pelaksanaan kegiatan yang didanai dari Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Energi Skala Kecil sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu mengatur persyaratan dan spesifikasi pelaksanaan pembangunan instalasi pemanfaatan energi terbarukan dan pengembangan listrik perdesaan. berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud tersebut di atas, perlu menetapkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang Petunjuk Operasional Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Energi Skala Kecil.


  • Dasar Hukum Undang-Undang ini adalah :

    UU No. 30 Th 2007; UU No. 30 Th 2009; UU No. 32 Th 2009; UU No. 23 Th 2014 jis UU No. 9 Th 2015; UU No. 15 Th 2017; PP No. 14 Th 2012 jo PP No. 23 Th 2014; PP No. 79 Th 2014; Perpres No. 68 Th 2015 jo Perpres No. 105 Th 2016; Perpres No. 123 Th 2016 jo Perpres No. 5 Th 2018; Permen ESDM No. 32 Th 2011 jis Permen ESDM No. 14 Th 2016; Permen LH No. 16 Th 2012; Permen ESDM No. 05 Th 2014 jo Permen ESDM No. 10 Th 2016; Permen ESDM No. 13 Th 2016; PMK No. 50/PMK.07/2017.


  • Dalam Undang-Undang ini diatur tentang :

    DAK Fisik Bidang Energi Skala Kecil diarahkan untuk membiayai kegiatan flsik pembangunan instalasi pemanfaatan energi terbarukan dan Pengembangan Listrik Perdesaan. Pembangunan instalasi pemanfaatan energi terbarukan sebagaimana dimaksud di atas terdiri atas:

    1. pembangunan PLTMH;
    2. pembangunan PLTS Fotovoltaik-Terpusat;
    3. pembangunan PLTS Fotovoltaik Tersebar;
    4. pembangunan Instalasi Biogas Skala Rumah Tangga;
    5. Revitalisasi PLTMH; dan/atau
    6. Revitalisasi PLTS Fotovoltaik Terpusat,

     

    Pengembangan Listrik Perdesaan sebagaimana dimaksud di atas terdiri atas:

    1. pembangunan jaringan instalasi listrik dan penyambungan listrik rumah tangga; atau
    2. pembangunan jaringan instalasi listrik dan penyambungan listrik rumah tangga dengan penambahan jaringan.

    Gubemur menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan DAK Fisik Bidang Energi Skala Kecil secara berkala setiap 3 (tiga) bulan dan laporan akhir tahun mengenai realisasi pelaksanaan DAK Fisik Bidang Energi Skala Kecil kepada Menteri ESDM dengan tembusan kepada Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi dan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan.

    Menteri ESDM melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap laporan sebagaimana dimaksud di atas dengan memperhatikan:

    1. capaian output kegiatan terhadap target/sasaran output kegiatan yang direncanakan;
    2. realisasi penyerapan dana;
    3. ketepatan waktu penyelesaian kegiatan;
    4. kesesuaian lokasi pelaksanaan kegiatan dengan dokumen rencana kegiatan; dan
    5. metode pelaksanaan kegiatan DAK Fisik Bidang Energi Skala Kecil.

CATATAN :
  • 2 lampiran.
  • Permen ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
  • Ditetapkan di Jakarta, 2 Juli 2018.
  • Diundangkan di Jakarta, 3 Juli 2018.
  • Mencabut Permen ESDM No. 03 Th 2017.