Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum
DEPARTEMEN ESDM - TUGAS BELAJAR - PENDIDIKAN - PASCASARJANA PROGRAM MAGISTER (S2) - DOKTOR (S3) - DALAM NEGERI - LUAR NEGERI
2007
PERMEN ESDM NO. 20, LL KESDM 2008 : 31 HLM HLM
Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Belajar Pendidikan Pascasarjana Program Magister (S2) dan Doktor (S3) Dalam Negeri dan Luar Negeri Di Lingkungan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral

ABSTRAK :
  • Bahwa dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keahlianl keterampilan, dan pengembangan karir serta pembinaan pegawai di lingkungan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, perlu melaksanakan pengembangan pegawai melalui tugas belajar pendidikan Pascasarjana Program Magister/Master (S2) dan Doktor (S3);

    Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud  serta dalam rangka mewujudkan tertib administrasi prosedur pengusulan dan pemrosesan Tugas Belajar Pendidikan Pascasarjana Program Magister/Master (S2) dan Doktor (S3) Dalam Negeri dan Luar Negeri di lingkungan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, perlu menetapkan Pedoman Pelaksanaan Tugas Belajar Pendidikan Pascasarjana Program Magister/Master (S2) dan Doktor (S3) Dalam Negeri dan Luar Negeri di lingkungan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral dalam suatu Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral; 


  • Dasar Hukum Undang-Undang ini adalah :

    UU No. 8 Th 1974 Jo. UU No. 43 Th 1999; PP No. 101 Th 2000; Perpres No. 12 Th 1961; Keppres No. 42 Th 2002 Jo. Keppres No. 72 Th 2004; Keppres No. 187/M Th 2004 Jis Keppres No. 31/P Th 2007; Kepmen Pertama No. 224/MP/1961 Th 1961; Kepmen ESDM No. 1161 K/70/MEM/2005; Permen ESDM No. 0030 Th 2005


  • Dalam Undang-Undang ini diatur tentang :

    Tugas Belajar diutamakan pada Program Studi yang berkaitan .langsung dengan kualifikasi pendidikan Peserta Tugas Belajar dan tagas pokok unit kerja di lingkungan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. 

    Tugas Belajar di Dalam Negeri dilaksanakan di suatu Perguruan Tinggi Negeri dan Tugas Belajar di Luar Negeri dilaksanakan pada Perguruan Tinggi Luar Negeri yang mempunyai kualitas dan kredibilitas baik dan mendapat pengesahan dari Menteri yang lingkup tugasnya di bidang pendidikan.

    Perguruan Tinggi Negeri sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditentukan oleh Sekretaris Jenderal. 

     Peserta Tugas Belajar wajib memenuhi persyaratan umum dan persyaratan khusus.

    Dalam rangka memperlancar peLaksanaan seleksi calon Peserta Tugas Belajar Sekretaris Jenderal atas nama Menteri membentuk Tim Seleksi Peserta Pendidikan dan Pelatihan Instansi.

    Peserta Tugas Belajar yang mendapatkan tugas belajar di Dalam Negeri dan di Luar Negeri untuk Pendidikan Pascasarjana Program Magister/Master (S2) ditugaskan paling lama 2 (dua) tahun dan untuk Pendidikan Pascasarjana Program Doktor (S3) ditugaskan paling lama 4 (empat) tahun.

    Dalam hal Peserta Tugas Belajar yang menempuh Pendidikan Pascasarjana Program Doktor (S3) belum dapat menyelesaikan pendidikannya dalam waktu 4 (empat) tahun dapat diperpanjang paling lama menjadi 5 (lima) tahun. 

CATATAN :
  • 9 Lampiran; 17 Hlm
  • Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
  • Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 21 November 2007