Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum
KEMENTERIAN ESDM - RETENSI - ARSIP - SUBSTANTIF - MINERAL DAN BATUBARA
2015
PERMEN ESDM NO. 14TAHUN 2014, LL KESDM BN RI 2014 (707) : 21 HLM
PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL Tentang JADWAL RETENSI ARSIP SUBSTANTIF MINERAL DAN BATUBARA KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL

ABSTRAK :
  • Bahwa dalam rangka kelancaran pengelolaan arsip substantif mineral dan batubara di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang bernilai guna dan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 53 Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang Jadwal Retensi Arsip Substantif Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.


  • Dasar Hukum Undang-Undang ini adalah :

    UU No. 43 Th 2009; PP No. 28 Th 2012; Perpres No. 47 Th 2009; Keppres No. 59/P Th 2011; Permen ESDM No. 052 Th 2006; Permen ESDM No. 18 Th 2010 jo Permen ESDM No. 22 Th 2013


  • Dalam Undang-Undang ini diatur tentang :

    JRA Substantif Mineral dan Batubara KESDM digunakan sebagai pedoman setiap satuan organisasi di lingkungan KESDM dalam penyusutan Arsip Substantif Mineral dan Batubara. JRA tersebut memuat Jenis Arsip, Retensi Arsip, dan Keterangan. Keterangan memuat rekomendasi penetapan suatu jenis arsip untuk dimusnahkan, dipermanenkan, atau dinilai kembali yang ditetapkan berdasarkan pertimbangan :

    • Keterangan musnah ditetapkan apabila pada masa akhir Retansi Arsip tersebut tidak memiliki nilai guna lagi;
    • Keterangan permanen ditetapkan apabila dianggap memiliki nilai guna kesejarahan atau nilai guna sekunder; dan
    • Keterangan dinilai kembali ditetapkan pada arsip yang dianggap berpotensi, antara lain : Menimbulkan sengketa hukum, Kepentingan bahan penelitian, atau nilai kesejarahan.

    Penyusutan Arsip Substantif Mineral dan Batubara dilakukan dengan cara :

     

    • Memindahkan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan di lingkungan KESDM;
    • Memusnahkan arsip yang tidak bernilai guna sesuai dengan ketentuan dan kaidah kearsipan yang berlaku;
    • Menyerahkan arsip statis oleh unit kearsipan KESDM kepada Arsip Nasional Republik Indonesia.

    Setiap satuan organisasi di lingkungan KESDM dalam melaksanakan kegiatan Penyusutan Arsip Substantif Mineral dan Batubara KESDM wajib berkoordinasi dengan Sekretaris Jenderal KESDM sebagai Unit Pembina Kearsipan KESDM melalui Kepala Biro Umum.

     

CATATAN :
  • 1 lampiran.
  • Permen ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.
  • Ditetapkan di Jakarta, 2 Juni 2014.
  • Diundangkan di Jakarta, 3 Juni 2014